Selamat Datang Semoga Bermanfaat!
Tampilkan postingan dengan label Motif Ukir dari Tumbuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motif Ukir dari Tumbuhan. Tampilkan semua postingan

Minggu, September 23

Aka Cino

Motif Aka Cino

Aka dalam bahasa Minangkabau dapat berarti akar tumbuhan dan dapat pula berarti akal/ daya pikir. Sedangkan cino berasal dari kata Cina yaitu negara di Asia Timur yang penduduknya suka merantau.

Motif ini melambangkan suatu kedinamisan hidup yang gigih dan ulet dalam memenuhi kebutuhan hidup. Karena hidup dirantau membutuhkan pikiran untuk mencapai tujuan, dengan akal pikiran berjuang untuk hidup.

*waduh ternyata motif ini terlupakan hehe

Minggu, Maret 4

Siriah Gadang

Siriah ( sirih) adalah tumbuhan merambat yang daunnya digunakan sebagai salah satu perlengkapan makan sirih yang disuguhkan dengan pinang, kapur sirih, dan gambir dalam carano.  Disajikan untuk membuka pertemuan adat dan penyambutan tamu.

Motif Ukir Siriah Gadang
Siriah  gadang merupakan sebutan untuk suatu helat besar yang dilaksanakan 7 hari 7 malam, dimana semua orang diundang. Dalam helat besar ini juga dibicarakan berbagai permasalahan dalam nagari dan juga sebagai lambang kekompakkan dengan kata adatnya:

Nan sakabek bak siriah,             Seikat bagaikan sirih,
salubang bak tabu,                     selubang bagaikan tebu,
sarumpun bak sarai.                   serumpun bagaikan serai.
Motif siriah gadang melambangkan kegembiraan dalam persatuan.

Waw.., ini adalah motif terakhir dalam daftar motif yang berasal dari tumbuhan.., pembahasan berikutnya adalah motif -motif ukir yang berasal dari hewan.., selamt menikmati

Minggu, Februari 26


Kamis, Februari 23

Pucuak Rabuang


Pucuak rabuang (pucuk rebung) adalah bambu muda yang masih kuncup, belum memimilki  daun. Biasanya dijadikan sebagai sayuran dalam campuran gulai daging sapi sebagai masakan disajikan pada upacara adat.

Motif Ukir Pucuak Rabuang
Motif pucuak rabuang merupakan anjuran kepada semua orang untuk barguna seumur hidup. sebagaimana bunyi pepatah adat:


Sabtu, Februari 18

Lumuik Anyuik


Lumuik (lumut) tumbuhan yang hidup di air ini biasanya bergantung pada benda lain seperti pada batu atau batang kayu. Apabila terlepas dari tempat bergantungnya, maka ia akan hanyut dibawa arus air yang mengalir. Sebagaimana kata adatnya:


Nan bak lumuik anyuik,                Bak lumut hanyut,
tampek bagantuang indak ado,   tempat bergantung tidak ada 
urang mamacik indak amuah.      orang memegang pun tak mau.
Motif Ukir Lumuik Anyuik

Kamis, Februari 16

Kaluak Paku Kacang Balimbiang


Motif Kaluak Paku Kacang Balimbiang

Tumbuhan paku atau pakis sudah menjadi makanan sehari-hari bagi orang Minangkabau, kaluak paku atau relung pakis adalah bagian dari tanaman pakis yang masih muda yang bagian ujungnya melingkar padat.

Motif kaluak paku dilandasi kata-kata adat berikut:
Kaluak paku kacang balimbiang------> Relung pakis kacang belimbing
tampuruang lenggang-lenggangkan ---> tempurung lenggang-lenggangkan
baok manurun ka Saruaso ------> bawa menurun ke Saruaso
tanam sirieh jo ureknyo ------> tanam sirih serta uratnya
Anak dipangku kamanakan dibimbiang-->Anak dipangku kemanakan dibimbing
urang kampuang dipatenggangkan ----> orang kampung dipertenggangkan
tenggang nagari jan binaso ------> tenggang negeri jangan binasa
tenggang saratojo adatnyo------> tenggang serta adatnya

Kata-kata adat diatas berarti kaluak paku melambangkan tanggung jawab seorang laki-laki Minang yang memiliki 2 fungsi, sebagai ayah dari anak-anaknya dan sebagai mamak dari kemanakannya. Ia harus membimbing dan mendidik anak dan kemenakannya sehingga menjadi orang yang berguna dan bertanggung jawab terhadap keluarga kaum dan nagari.